Wajo, 1 Maret 2026 — Ketua Karang Taruna Kabupaten Wajo yang juga Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Amran, S.Sos., M.Si, menghadiri sekaligus memberikan apresiasi atas pembukaan Kampung Ramadhan Karang Taruna Desa Mattirowalie, Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo, yang dilaksanakan pada Minggu (1/3/2026) di Desa Mattirowalie.
Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme masyarakat. Turut hadir mendampingi Ketua Karang Taruna Wajo, jajaran pengurus Karang Taruna Kabupaten Wajo. Hadir pula Kasi Kesos Kecamatan Maniangpajo mewakili Camat Maniangpajo, Kepala Desa Mattirowalie, BPD Desa Mattirowalie, Ketua BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih Desa Mattirowalie, mahasiswa KKN Uniprima, serta segenap masyarakat Desa Mattirowalie.
Kampung Ramadhan ini akan berlangsung selama bulan suci Ramadhan dan diikuti oleh 16 UMKM lokal yang menggelar bazar dengan beragam jajanan kuliner khas serta produk lokal unggulan. Selain bazar, panitia juga menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti lomba mewarnai, lomba keagamaan, lomba kebudayaan, lomba kreativitas, serta kegiatan bakti sosial.
Dalam sambutannya mewakili Camat Maniangpajo, Kasi Kesos Kecamatan Maniangpajo menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap inisiatif Karang Taruna Desa Mattirowalie.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Karang Taruna Desa Mattirowalie yang mampu menghadirkan kegiatan produktif dan bernilai sosial selama bulan Ramadhan. Ini bukan hanya sekadar bazar, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan UMKM, penguatan silaturahmi, serta wadah pembinaan karakter generasi muda. Pemerintah kecamatan tentu mendukung penuh kegiatan-kegiatan positif seperti ini agar terus berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan.”
Ketua Karang Taruna Kabupaten Wajo, Amran, S.Sos., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus Karang Taruna Desa Mattirowalie atas terselenggaranya event tersebut.
“Ini adalah event festival UMKM perdana yang dilaksanakan oleh pengurus Karang Taruna Desa Mattirowalie dalam masa jabatan 2025–2030. Saya sangat bangga karena di awal periode kepengurusan sudah mampu menghadirkan kegiatan besar yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ini menunjukkan semangat, keberanian, dan komitmen yang kuat untuk berkarya.”
Amran juga menegaskan pentingnya peran Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan yang harus terus aktif di tengah masyarakat.
“Karang Taruna harus menjadi organisasi yang hidup, aktif, dan hadir di tengah masyarakat. Jadilah penggerak, bukan penonton. Jadilah solusi, bukan hanya pengkritik. Organisasi ini harus mampu menjadi motor penggerak kegiatan sosial, ekonomi, dan pembinaan generasi muda di desa.”
Dalam kesempatan tersebut, Amran juga memberikan motivasi kepada seluruh pengurus dan pemuda agar terus menanam kebaikan dalam setiap langkah pengabdian.
“Teruslah berbuat baik, karena kita tidak pernah tahu kebaikan mana yang kelak akan menolong kita di masa depan. Setiap kerja ikhlas, setiap langkah kecil yang bermanfaat bagi orang lain, insya Allah akan kembali menjadi keberkahan bagi diri kita sendiri.”
Ia pun berharap lahir generasi muda yang progresif, kreatif, dan berintegritas, yang kelak mampu mengisi ruang-ruang strategis dalam menentukan kebijakan bangsa.
“Kita membutuhkan generasi yang progresif, kreatif, dan memiliki integritas. Anak-anak muda desa hari ini harus dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan yang mampu mengisi ruang-ruang penentu kebijakan di negara ini dengan nilai kejujuran, kepedulian, dan tanggung jawab.”
Masyarakat Desa Mattirowalie dan masyarakt maniangpanjo secara umum menyambut dengan positif kegiatan Karang Taruna Desa Mattirowalie
“Alhamdulillah, kami sangat senang dan bangga dengan adanya Kampung Ramadhan ini. Selain memudahkan kami mendapatkan jajanan berbuka puasa, kegiatan ini juga menghidupkan suasana desa setiap sore dan malam hari. Anak-anak bisa ikut lomba, orang tua bisa bersilaturahmi, dan pelaku UMKM juga mendapat tambahan penghasilan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut setiap tahun dan semakin meriah,” ujar salah satu warga
Kegiatan pembukaan Kampung Ramadhan ini ditutup dengan doa bersama dan peninjauan stan bazar UMKM oleh para tamu undangan. Masyarakat Desa Mattirowalie menyambut kegiatan ini dengan antusias, berharap Kampung Ramadhan dapat menjadi agenda rutin yang terus berkembang dan memberi manfaat luas bagi perekonomian serta kebersamaan warga.

