Makassar – Puluhan orangtua atau wali siswa memprotes sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi di SMA Negeri 07 Makassar. Para orangtua siswa menilai sistem zonasi di SMA Negeri 07 Makassar tidak berpihak kepada masyarakat sekitar.
Aksi protes ini dilaksanankan di depan SMA Negeri 07 Makassar Jl. Arung Teko, Sudiang, Makassar, Senin (06/07/2020).
Dalam aksi tersebut, puluhan orangtua siswa dan beberapa lembaga lainnya meminta kejelasan kepada pihak sekolah terkait calon siswa yang tidak lulus dalam jalur zonasi.
Tampak hadir perwakilan dari orangtua atau wali siswa, pihak sekolah, Kepolisian Sektor Biringkanaya dan beberapa wartawan lainnya dalam mediasi yang dilakukan didepan kantor kepala sekolah SMA Negeri 07 Makassar.
Ibu Hariah, salah satu orangtua siswa mengatakan anaknya tidak diluluskan dalam PPDB jalur zonasi dengan dalih jarak rumahnya dengan sekolah di luar radius. Padahal menurutnya, jarak rumahnya tidak jauh dari sekolah.
“Yang jelasnya, kami orangtua merasa sangat kecewa dengan ini, padahal sebelumnya kan anak saya sekolah di SMP 14 Makassar yang berlokasi di tempat yang sama dengan SMA Negeri 07 Makassar ini.”, ucap Ibu Hariah.
Ibu Hariah juga mengatakan, persyaratan untuk bisa lulus pada PPDB jalur zonasi SMA Negeri 07 Makassar ini dinilai tidak jelas dan banyak kejanggalan.
“Kalau ada anak yang alamatnya lebih jauh dari rumah kami bisa lulus, lantas anak kami yang dekat dari sekolah tidak lulus, jadi pertanyaannya kriteria zonasi itu sebenarnya bagaimana?”, ujarnya.
Diketahui sampai saat ini, belum ada penjelasan yang lebih riil dari pihak sekolah terkait polemik ini.
Orangtua atau wali siswa dan beberapa lembaga lainnya berencana akan mengirimkan surat somasi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Sul-Sel untuk meminta kejelasan dan membuat kesepakatan tertulis terhadap pihak atau pengelola SMA Negeri 07 Makassar./(MRB)
