Wajo – Universitas Puangrimaggalatung (Uniprima) sukses menggelar Prima Fest. Agenda ini menghadirkan seniman Ali Gardi Nusantara Rythem dari Situbondo dan seniman dari Rusia Tatiana Biziukova, Polina Narvoskaia, Artem Demidov, dan Evgenia Demidova. Acara tersebut berlangsung dengan meriah, di halaman Uniprima, Sengkang (Minggu, 26/05/2024).
Pertunjukan tersebut berhasil memadukan budaya Bugis Wajo dan Rusia dalam satu pentas. Seniman lokal, pemerhati budaya, dan mahasiswa berkolaborasi dengan seniman dari Rusia. UKM Seni Latadampare menampilkan tari 4 etnis, Himaprodi Dibanesia menampilkan Tari Pattennung Lipa’ Sabbe, pementasan Mantra Rindu oleh Sandro dan Sahwa. Dan tidak kalah menarik pementasan Tau Rupa Tau oleh Andi Rahmat Munawar dan Awal Coko, persembahan dari Ali Gardi Nusantara Ryhtem, GD Lab oleh seniman lokal, juga persembahan dari seniman Rusia Artem Demidov dan Polina Narvoskaian, serta kolaborasi musisi serta live painting oleh Tatiana Biziukova.
Agenda tersebut juga diisi dengan kunjungan budaya ke pengrajin tenun sutra Sengkang di Sempange, kunjungan musisi kecapi pitu-pitu di Tempe, kunjungan budaya mappadendang dan massure di Tosora, serta rumah terapung di Danau Tempe.
Prima Fest juga menjadi ajang promosi Fakultas Seni Uniprima, yang merupakan hasil dari alih kelola Institut Kesenian Makassar (IKM).
“Adapun prodi yang nantinya akan dibuka tahun depan (1) S-1 Seni Tari, (2) S-1 Seni Musik, (3) S-1 Desain Komunikasi Visual, dan (4) S-1 Film dan Televisi”. ucap Wakil Rektor III Uniprma, Muh.Hasby Abbas dalam sambutannya.
Dalam kesempatan yang sama perwakilan Yayasan Perguruan Puangrimaggalatung, H. Darmawan Sanusi berharap kehadiran Fakultas Seni Uniprima dapat menjadi landmark pendidikan seni di wilayah Luwu Raya dan Bosowasi.
” Jadi tak perlu lagi terlalu jauh ke kota untuk menimba ilmu seni. Kami menunggu adik-adik untuk bergabung bersama kami di fakultas seni. Ilmu adalah seni dan seni adalah ilmu”, tutup pria yang juga menjabat ketua Kadin Wajo tersebut.
